Lompat ke konten
BerandaHardwareIvy Bridge: Prosesor Baru Intel (Generasi 3rd i3, i5, dan i7)

Ivy Bridge: Prosesor Baru Intel (Generasi 3rd i3, i5, dan i7)

Intel sudah mengeluarkan keluarga prosesor terbaru mereka. Yaitu Intel Core generasi ketiga. Menurut intel, banyak sekali fitur baru yang tersedia di generasi ketiga dibandingkan dengan generasi kedua, yaitu Sandy Bridge. Perlu diketahui bahwa keluarga prosesor Core sudah memasuki generasi ketiga. Sebelumnya sudah ada generasi pertama dan kedua.

Apa nama baru untuk seri prosesor ini?
 
Prosesor Intel Core generasi ketiga mempunyai codename yaitu Ivy Bridge. Sebelumnya, Intel Core generasi kedua dinamakan Sandy Bridge.
Apa perbedaan dari Sandy Bridge dan Ivy Bridge?
 
Perbedaan utama dari kedua prosesor ini adalah ‘process architecture’. Ivy bridge menggunakan 22 nm (nano meter) architecture sedangkan Sandy Bridge menggunakan 32 nm. Itu artinya bahwa Ivy Bridge dapat membawa lebih banyak komponen elektronik di area yang lebih kecil, tentu saja itu berdampak sangat besar pada konsumsi listrik.
Intel juga memperkenalkan fitur baru yaitu 3D Transistor di Ivy Bridge. Teknologi tersebut juga dikenal dengan nama tri-gate transistor. Menurut Intel, desain arsitektur yang baru ini akan menghasilkan performa yang lebih namun konsumsi energi yang rendah.
Berapa kecepatan dan Ivy Bridge Processor?
 
Intel belum merilis semua prosesor Ivy Bridge. Ketika artikel ini dibuat, hanya Core i5 dan Core i7 saja yang dirilis. Clock frequency Ivy Bridge adalah antara 2.8 GHz (untuk Core i5-3450S) ke 3.5 GHz (untuk Core i7-3770K). Mungkin diakhir tahun, Intel akan mengeluarkan prosesor entry-level untuk Intel Core i5 dan Intel Core i7.
Apakah fitur lainnya yang muncul di Ivy Bridge?
 
  1. HD graphics – Ivy Bridge Processor sudah mempunyai GPU di dalamnya Chipnya. GPU-nya sudah mendukung DirectX 11. Ivy Bridge mempunyai GPU Intel HD4000/HD2500. Itu artinya, kamu tidak perlu GPU tambahan.
  2. QuickSync Video – Fitur ini diperkenalkan untuk Ivy Bridge. Dia menggunakan “dedicated media processing” untuk pembuatan video dan konversi menjadi lebih cepat dan mudah. Entah kamu akan membuat DVD, membuat, mengkonversi, dan mengedit 3D/2D video, mengunggah ke Social Media favorit kamu. Semua dilakukan dengan cepat.
  3. WiDi 3.0 – Wireless Display Technology memungkinkan kamu untuk “stream media” ke lebih dari satu devices. Kamu bisa share video 1080p 60 FPS menggunakan WiDi.
  4. Turbo Boost Technology 2.0 – Seperti di generasi pertama dan kedua, Ivy Bridge menggunakan Turbo Boost. Dengan Turbo Boost, Clock Frequency akan bertambah melebihi Base Clock. Contohnya, saya dirumah mempunyai Intel Core i5 1st Generation. Base Clock (Clock dasar) adalah 2.4 GHz. Dengan menggunakan Turbo Boost, bisa ditingkatkan menjadi 2.66 GHz.
Apakah saya membutuhkan socket baru atau motherboard baru untuk Ivy Brige?
 
Tidak perlu, jika sebelumnya kamu sudah memiliki Motherboard atau socket dari Sandy Brige. Ivy Bridge menggunakan socket LGA1155 yang sama dengan Sandy brige.
Tetapi, dengan menggunakan Ivy Bridge di Motherboard lama kamu, ada beberapa fitur Ivy Bridge yang tidak dapat kamu jalankan. Contohnya, Ivy Bridge mempunyai fitur USB 3.0 dan PCIe 3.0 dan tentu saja tidak akan bekerja di Motherboard lama. Tentu disarankan untuk membeli Motherboard baru untuk menggunakan Ivy Brige.
RAM apa yang didukung oleh Ivy Bridge?
 
Ivy Bridge Processor mendukung RAM DDR3 standar hingga 1600 MHz.
Berapa banyak Core yang dimiliki Ivy Bridge?
 
Semua Ivy Bridge yang dikeluarkan oleh Intel memiliki 4 Core. Beberapa prosesor juga mendukung 8 threads. Core dan Threads berbeda, tetapi mereka bekerja, sama dengan Core. Ini bisa dilakukan karena ada Intel Hyper Threading Technology yang memungkinkan multiple threads bekerja di satu core processor.
Ada beberapa spekulasi bahwa Intel Core i3 akan mendapatkan hanya 2 Core.
Apakah perbedaan tipe Ivy Bridge yang tersedia?
 
Ada banyak jenis prosesor di Ivy Bridge Family. Tipenya sudah dituliskan pada nama prosesor itu sendiri. Inilah daftarnya:
  1. K – Unlocked, sudah siap untuk di overclocked
  2. S – Performa sudah dioptimisasi. Konsumsi power yang rendah.
  3. T – Optimisasi Power. Komsumsi power yang sangat rendah.
  4. M – Mobile Processor untuk mobile devices.
  5. Q – Quad core processor (Prosesor dengan 4 Core)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *