Cara Menggunakan Power Plan Untuk Menunjang Aktivitas Komputer

Sejak Windows Vista, Microsoft telah memperkenalkan fitur baru, yaitu Power Plan. Power Plan berfungsi sebagai pengatur energi listrik yang mengalir di hardware komputer anda. Dengan menggunakan Power Plan secara bijak, anda dapat menghemat baterai sekaligus meningkatkan performa komputer anda sesuai dengan yang anda inginkan.

Power Plan secara default, terdiri atas 3 jenis. Tergantung dari jenis laptop anda, ada beberapa vendor laptop dan notebook yang memiliki aplikasi pengatur power plan-nya sendiri. Seperti misalnya Asus dengan Power4Gear. Namun yang dibahas disini ada 3 jenis Power Plan yang ada di Windows. Untuk silahkan simak ulasannya dibawah ini.
Mengakses Power Plan

Untuk mengakses menu Power Plan, anda bisa mengklik icon baterai pada taskbar anda dan klik “More power options”.
Menu window Power Plan akan terbuka. Seperti yang bisa anda lihat disana, ada 3 Power Plan yang tersedia. Mari kita bahas satu per satu.
Power Saver

Power Plan pertama yang akan dibahas adalah Power Saver. Seperti namanya, Power Plan ini akan menghemat pemakaian energi di laptop anda. Caranya adalah dengan mengurangi performa komputer seminimal mungkin, sehingga hardware komputer anda hanya mengambil sedikit energi listrik.
Dampak Positif: Laptop anda nantinya akan lebih tahan lama. Power Saver sangatlah cocok jika anda bepergian yang jauh dan butuh masa hidup baterai yang lebih lama.
Dampak Negatif: Performa komputer anda akan turun. Jika anda bermain game, pastinya game tersebut akan lambat. Power Saver biasanya digunakan untuk menjalankan aplikasi sederhana, seperti Office dan browsing internet.
High Performance

Yang kedua ada High Performance. Sesuai namanya, komputer anda akan ditingkatkan performanya semaksimal mungkin dengan mengabaikan penggunaan energi listrik. Cara kerjanya adalah hardware anda akan bekerja secara maksimal dengan mengambil sumber daya listrik yang lebih besar daripada biasanya.
Dampak Positif: Laptop anda nantinya sangatlah cepat dan sangat cocok untuk bermain game maupun mengedit foto dan video. Membuka program dan pekerjaan yang berat pun dapat terdongkrak naik lebih cepat.
Dampak Negatif: Baterai komputer anda akan cepat habis, dikarenakan penggunaan energi listrik yang tidak teratur dan sangat tinggi. Sangat tidak disarankan untuk memakainya pada saat perjalanan. Gunakan hanya pada saat anda benar-benar membutuhkan performa tinggi.
Balanced

Terakhir adalah Power Plan Balanced. Dengan memilih Power Plan ini, penggunaan energi listrik di laptop anda tidak terlalu hemat dan juga tidak terlalu boros. Performa komputer pun akan berjalan secara normal. Power Plan Balance akan memastikan komputer anda berjalan seperti biasa dan tidak terlalu menghabiskan baterai laptop.
Dampak Positif: Windows akan secara otomatis mengatur energi listrik yang dibutuhkan, namun tidak akan sampai memboroskan daya listrik di baterai anda. Balance sangat cocok untuk penggunaan sehari-hari dan juga tidak mengorbankan terlalu banyak performa komputer.
Dampak Negatif: Performa komputer nantinya akan dibatasi, walaupun tidaklah terlalu turun. Disarankan untuk merubahnya ke ‘High Performance’ jika anda ingin tenaga yang lebih.
Kesimpulan

Dari 3 Power Plan yang baru saja dibahas, manakan yang paling sering anda gunakan? Tentu saja, anda harus bijak menggunakannya sesuai dengan keadaan. Jadinya, anda bisa menghemat baterai disaat anda ingin menonton film yang cukup lama, atau anda ingin bermain game lebih cepat. Sekian artikel hari ini, semoga bermanfaat. Terus kunjungi Windowsku, Pusat Informasi Komputer dan Windows untuk mengetahui artikel lainnya.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.