Lompat ke konten
BerandaPenjelasan TeknologiIni Cara Membandingkan CPU/Prosesor Komputer Yang Benar!

Ini Cara Membandingkan CPU/Prosesor Komputer Yang Benar!

Cara Membandingkan Cpu Prosesor Komputer Header

CPU atau prosesor merupakan komponen terpenting dalam sebuah komputer. Performa komputer sangat dipengaruhi dari CPU atau prosesor ini. Untuk itu, membeli CPU yang tepat sangatlah penting, apalagi komputer akan kita gunakan untuk sekitar 3 tahun, bahkan bisa lebih dari 10 tahun jika Anda membeli komputer desktop. Untuk itu, pahami cara membandingkan prosesor atau CPU komputer yang tepat dengan membaca artikel ini.

Clock Speed bukanlah segalanya

Zaman telah berubah dan begitu juga dengan teknologi CPU. Dahulu, clock speed adalah salah satu parameter terpenting dalam menentukan performa sebuah komputer. Clock Speed biasanya tersaji dalam satuan Hertz (Hz) seperti 1,3 GHz, 2,6 GHz, atau 5 GHz.

Namun tidak untuk saat ini, karena spesifikasi dari clock speed sudah tidak menjadi parameter utama dalam membeli CPU atau prosesor. Hal ini terjadi karena berbagai produsen CPU menemukan banyak cara lain selain meningkatkan clock speed untuk meningkatkan performa CPU. Sehingga, tidak bisa lagi clock speed menjadi parameter utama dalam menentukan performa.

Pada gambar di atas bisa Anda lihat perbandingan Intel Core i7 generasi ke-2 (keluaran tahun 2011) dengan Intel Core i3 generasi ke-12 (keluaran tahun 2022). Walau di sini Core i7 hanya kalah sekitar 0,3 GHz dalam clock speed, namun perbandingan performanya sudah kalah jauh dari spesifikasi lain seperti jumlah cache. Kesimpulan dari gambar di atas adalah walaupun kita memiliki Intel Core i7, performa prosesor tersebut tetap akan kalah jika dibandingkan dengan Intel Core i3 generasi terbaru.

Perbandingan clock speed hanya berlaku jika Anda bandingkan model yang sama dengan generasi yang sama atau 1 hingga 2 generasi sebelumnya. Misalnya saja gambar di atas, kami membandingkan Intel Core i5-11600 (generasi 11) dengan Intel Core i5-12600 (generasi 12). Di sini terlihat jelas bahwa untuk clock speed, 2 prosesor tersebut masih terlihat sama kecepatannya, hanya saja yang generasi 12 lebih cepat jika dilihat dari cache. Selain itu, perbandingan lainnya terlihat minim, sehingga jika Anda memiliki Core i5-11600, Anda tidak perlu upgrade ke Core i5-12600.

Anda juga bisa bisa melihat artikel perbedaan model Intel Core di artikel Intel Core i3 vs i5 vs i7 vs i9: Mana yang Harus Anda Beli?. Selain itu, jumlah core juga mempengaruhi performa prosesor sehingga cek spesifikasi tersebut untuk mendapatkan performa yang tinggi.

Mengecek performa single-thread

Prosesor saat ini terdiri dari banyak thread atau untaian. Thread bisa dibayangkan sebagai versi virtual dari core prosesor. Thread adalah unit virtual untuk mengeksekusi perintah yang diterima dalam core dari prosesor tersebut. Prosesor modern saat ini biasanya memiliki 2 thread dalam satu core. Kesimpulannya, 1 core bisa mengeksekusi 2 perintah secara bersamaan. Dan jika prosesor Anda memiliki 4 core, maka jumlah thread yang dimiliki adalah 8 thread.

Walau prosesor dengan banyak core dan thread sangat ramai di pasaran, performa mandiri single-thread atau satu thread saja saat ini masih sangat penting. Itu karena kebanyakan dari aplikasi yang kita pakai hanya bisa menggunakan 1 thread saja. Untuk itu, kita perlu mengecek performa single-thread untuk menilai seberapa cepat performa prosesor.

Jika Anda mengunjungi halaman pengujian performa single-thread dari prosesor di situs Passmark, Anda bisa melihat daftar prosesor dengan performa single-thread mulai dari yang tertinggi hingga terendah. Sehingga sebelum Anda membeli prosesor atau laptop baru, silakan cek dulu performa single-thread dari prosesornya di situs tersebut.

Mengecek CPU Cache

CPU Cache bisa dikatakan RAM untuk prosesor Anda. Prosesor menyimpan hasil pemrosesan data dan fungsi ke dalam CPU Cache. Semakin besar CPU Cache, semakin banyak yang disimpan. Jika sudah penuh, maka prosesor secara otomatis menghapus hasil pemrosesan data yang paling lama.

Jika hasil pemrosesan data tersebut ingin dipakai lagi, maka prosesor tinggal mengambilnya saja di CPU Cache dan tidak perlu mengolahnya lagi. Itu artinya, semakin besar ukuran CPU Cache, performa prosesor juga semakin meningkat karena tidak perlu memproses ulang banyak data.

Mengecek kartu grafis terintegrasi

Prosesor modern saat ini banyak yang dilengkapi dengan kartu grafis terintegrasi. Kartu grafis terintegrasi ini tertanam langsung di prosesor Anda, sehingga Anda tidak perlu membeli kartu grafis khusus lagi. Jika Anda masih bingung perbedaan 2 kartu grafis yang tadi disebutkan, Anda bisa membaca artikel Kartu Grafis Terintegrasi vs. Khusus: 8 Fakta Wajib Tahu!

Intinya, jika Anda membeli CPU dengan kartu grafis terintegrasi, Anda tidak perlu lagi membeli kartu grafis khusus, kecuali jika pekerjaan Anda membutuhkan tenaga lebih seperti video editor, desain animasi, dan pekerjaan grafis berat lainnya maupun game yang cukup berat.

Mengecek fitur lain yang penting untuk pekerjaan Anda

Ada beberapa fitur lain yang wajib kita perhatikan. Misalnya saja jika Anda adalah seorang programmer maupun seorang tester aplikasi. 2 bidang pekerjaan ini mungkin membutuhkan fitur yang bernama Virtualization. Apakah Virtualization itu?

Virtualization adalah fitur untuk menjalankan sistem ‘virtual’ untuk membuat emulasi perangkat keras. Contoh yang paling sering yang mungkin pernah Anda dengar adalah menggunakan VirtualBox. Aplikasi tersebut mampu menjalankan sistem operasi virtual sehingga seperti menjalankan 2 sistem operasi dalam 1 sistem.

Di dunia programmer atau pembuat aplikasi, teknologi virtualization bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi Docker untuk Container. Untuk seorang tester seperti melakukan tes aplikasi, VirtualBox digunakan untuk mengisolasi aplikasi tersebut dari sistem utama, sehingga sistem utama tidak terganggu.

Agar performa virtualisasi ini bagus, dibutuhkan fitur Virtualization dalam prosesor. Di prosesor Intel, fitur tersebut diberi nama Intel® Virtualization Technology (VT-x). Untuk prosesor AMD, fitur ini diberikan nama AMD-V. Untuk itu, silakan Anda cek prosesor yang ingin Anda beli mengenai teknologi ini dan juga teknologi lainnya untuk keperluan pekerjaan Anda. Walau dalam beberapa kasus, Anda bisa menjalankan virtualisasi tanpa teknologi ini, namun performanya bisa jadi tidak cepat.

Faktor lainnya

Memang membeli prosesor dengan spesifikasi tinggi membuat komputer Anda cepat. Namun jangan sampai Anda boros dalam pembelian prosesor, namun tidak memperhatikan komponen lainnya seperti SSD, RAM, dan komponen penting lainnya. Jika prosesor yang Anda gunakan adalah Intel Core i9 atau AMD Ryzen 9, namun masih menggunakan HDD daripada SSD, tentu kecepatan komputer Anda berkurang drastis.

Cara membandingkan Prosesor/CPU ternyata tidaklah sulit

Setelah membaca artikel ini, diharapkan kita lebih mengetahui lebih banyak mengenai CPU atau prosesor dan apa saja faktor yang memengaruhi performanya. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan ketik di kotak komentar ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Exit mobile version