Perbedaan CC dan BCC di Email Terjawab Tuntas Disini!

Perbedaan CC Dan Bcc Header

Email merupakan suatu hal yang lumrah kita gunakan. Mulai dari melamar pekerjaan hingga mendapatkan informasi terbaru dari situs yang sudah anda berlangganan. Ketika mengirim email, biasanya akan ada 2 kolom yang terlihat asing, yaitu kolom CC dan BCC. Lalu, apakah perbedaan CC dan BCC di email?

Sebenarnya, CC dan BCC sama-sama digunakan untuk mengirim email ke lebih dari satu orang dengan menambahkan alamat email lainnya. Karena memiliki maksud yang sama, mari kita sama-sama bahas apa perbedaannya dengan menjelaskannya satu persatu.

Apa itu CC (Carbon Copy)?

Carbon Copy
Holger.Ellgaard, Karbonkopia 2008, CC BY-SA 3.0

Pernahkah anda menggunakan kertas karbon? Biasanya terdapat di buku nota dalam penjualan. Ketika anda menulisnya diatas kertas karbon, maka lembaran yang ada di bawahnya juga ikut tertulis. Ini sama saja seperti anda menggandakan/copy tulisan anda ke kertas lainnya. Dari sanalah istilah CC atau carbon copy muncul.

Disini, penulis akan menggunakan CC sebagai kata kerja. Misal anda diminta untuk mengirim email dan anda juga diminta CC ke teman kantor di bagian pemasaran. Maka yang perlu anda lakukan adalah menulis alamat email teman anda di bagian pemasaran di kolom CC.

Menggunakan Cc Email

Yang terjadi ketika anda melakukan CC ke teman anda adalah seluruh teman-teman anda akan saling tahu bahwa email tersebut juga dikirim ke yang lainnya. Sebagai contoh, anda mengirim email dengan CC ke Asep dan Bagus. Maka, Asep tahu bahwa email tersebut juga dikirim ke Bagus dan begitu juga sebaliknya.

Apa itu BCC (Blind Carbon Copy)?

Ketika anda mengerti CC, maka sangat mudah bagi kita mengetahui perbedaan CC dan BCC. Kepanjangan BCC adalah blind carbon copy, yang artinya CC jenis ini adalah CC buta/blind. Mari kita gunakan contoh email ke Asep dan Bagus seperti sebelumnya.

Menggunakan Bcc Email

Ketika anda BCC email ke Asep dan Bagus, maka Asep tidak akan mengetahui bahwa email tersebut juga terkirim ke Bagus dan begitu juga sebaliknya. Namun, jika anda mengirim email tersebut juga menggunakan kolom CC, maka daftar BCC tadi yaitu Asep dan Bagus bisa melihat ke siapa saja email tersebut terkirim. Kesimpulannya, orang yang ada di daftar BCC dapat melihat isi email beserta daftar penerima email dari daftar CC. Daftar penerima BCC tentu tidak dapat dilihat.

Kepada vs. CC

Kita sudah tahu perbedaan CC dan BCC. Mungkin terngiang di benak anda. Berarti kolom Kepada dan kolom CC sama saja. Lalu apa bedanya?

Ketika anda ingin mengirim email ke banyak orang, tentu anda bisa melakukannya di kolom Kepada dengan menulis daftar penerima email seperti Asep dan Bagus dalam satu kolom. Mereka juga akan menerima email yang sama serta daftar orang yang menerima email tersebut layaknya ketika anda mengisi di kolom CC.

Namun ketika berbicara mengenai etika, kolom Kepada digunakan untuk mengirim email kepada penerima utamanya. Kolom CC digunakan untuk mengirim email kepada yang lainnya yang biasanya bukan penerima utama atau hanya sebagai informasi dan tidak perlu mereka balas.

Studi Kasus Menggunakan Kolom Kepada Cc Bcc Email

Berikut contoh kejadiannya. Misalnya ada pelanggan yang komplain mengenai produk yang anda jual melalui email. Kemudian, anda membalas email tersebut kepada pelanggan. Untuk membalas email tersebut ke pelanggan, tentu anda menulis alamat email pelanggan di kolom Kepada. Jika anda ingin email balasan tersebut juga diketahui oleh bos atau manager anda, masukkan alamat email bos atau manager anda di kolom BCC. Kenapa di tulis di kolom BCC? Agar pelanggan anda tidak mengetahui kalau email tersebut juga dikirim ke bos atau manager anda.

Dari studi kasus diatas, kita sama-sama paham mengenai bagaimana penggunaan kolom Kepada, CC, dan BCC. Dan bagaimana etika yang seharusnya kita gunakan dalam menggunakan layanan email. Tentu etika dalam menggunakan email berbeda-beda setiap perusahaan, daerah atau negara. Silahkan anda sesuaikan dengan lingkungan anda.

Kapan kita menggunakan CC dan BCC?

CC sangat berguna ketika:

  • Anda ingin email anda diterima juga ke orang lain. Namun, orang tersebut bukanlah penerima utama.
  • Anda ingin email tersebut juga menampilkan siapa saja yang menerimanya selain dirinya sendiri.

BCC sangat berguna ketika:

  • Anda ingin mengirim email, namun anda tidak ingin penerima utama anda mengetahui bahwa email tersebut juga dikirim ke orang lain. Sebagai contoh, anda adalah seorang merekrut karyawan dan ingin mengirim hasil tes ke calon karyawan. Anda bisa tulis alamat email calon karyawan di kolom Kepada dan menulis email bos anda di kolom BCC sebagai informasi saja dan calon karyawan tidak dapat melihat email bos anda.
  • Mengirim email ke banyak orang tentu lebih baik menggunakan BCC. Tidak ada seorang pun yang tahu kalau email tersebut ternyata dikirim ke orang lain. Misalnya anda ingin mengirimkan informasi produk terbaru ke para pelanggan. Jika anda menulis alamat email pelanggan di kolom CC, tentu setiap pelanggan mengetahui alamat email pelanggan yang lain. Jika menggunakan BCC, maka pelanggan tidak tahu alamat email pelanggan yang lain.

Bagaimana menurut anda artikel Perbedaan CC dan BCC?

Jika anda sudah sampai disini, mudah-mudahan anda sudah paham mengenai perbedaan CC dan BCC. Lalu, apakah anda sering menggunakan CC dan BCC dalam email anda? Apa masih ada yang anda kurang paham? Silahkan tulis di kotak komentar.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.