BerandaDesktopWindows11 Cara Mengatasi Disk Usage 100% di Windows 10

11 Cara Mengatasi Disk Usage 100% di Windows 10

Cara Mengatasi Disk 100 Windows 10 Header

Pernahkah anda mengalami komputer anda sangat lambat dan ketika anda membuka Task Manager? Ada banyak penyebab dari masalah tersebut. Dan di artikel ini, saya mencoba mengupas seluruh cara mengatasi disk 100 Windows 10 dan semoga masalah anda bisa diselesaikan.

Berikut cara mengatasi Disk Usage 100%, silahkan anda mulai dari cara nomor 1 hingga 5 terlebih dahulu dengan cara klik di masing-masing poinnya. Namun jika belum bisa, maka gunakan cara lainnya dari 6 hingga 11.

  1. Mengecek HDD/SSD dengan “Check Disk”
  2. Melakukan scan Virus dan Malware
  3. Menonaktifkan Windows Search
  4. Menonaktifkan Superfetch Service
  5. Menonaktifkan Adobe Flash Player
  6. Mengganti browser
  7. Mengecek Aplikasi Skype
  8. Melakukan reset Virtual Memory
  9. Mengecek Diagnostic Tracking
  10. Memasang Driver SATA Terbaru
  11. Menghapus Temporary Files

Mari kita ulas sama-sama 11 cara mengatasi Disk Usage 100% di Windows 10.

1. Mengecek HDD/SSD dengan “Check Disk”

Apapun perangkat komputer yang anda pakai, semua bisa terjadi error, termasuk HDD atau SSD anda. Error di HDD/SSD ini bisa berujung meningkatnya penggunaan disk hingga 100%. Untung saja di Windows 10, ada sebuah utility yang mampu mengecek dan memperbaiki error di HDD/SSD anda.

Klik Kanan Properties Partisi Windows File Explorer

Untuk memperbaikinya, silahkan buka File Explorer dengan cara tekan tombol Windows + E. Kemudian, klik kanan pada partisi Windows anda dan klik Properties.

Tab Tools Properties Partisi Windows

Kemudian, klik tab “Tools” dan klik “Check” pada bagian “Error checking” seperti gambar diatas.

Mulai Mengecek Error Partisi Windows

Selanjutnya, klik “Scan drive” untuk mulai mengecek partisi yang anda pilih. Proses ini membutuhkan waktu kurang lebih 5 menit hingga setengah jam, tergantung dari banyaknya file yang ada di partisi anda. Lakukan hal ini juga untuk partisi lain jika diperlukan.

2. Melakukan scanning Virus dan Malware

Sangat penting untuk kita menjaga agar Windows tidak terinfeksi virus dan malware jahat. Proses replikasi virus maupun aktivitas malware jahat lainnya dapat menaikkan disk usage hingga 100%. Walaupun Windows 10 sudah terpasang antivirus, masih banyak ternyata yang mematikan antivirus dengan sengaja atau bahkan tidak menyadarinya.

Windows Security Dashboard

Untuk mengetahui apakah antivirus sudah terpasang dengan benar, buka Start dan ketik “windows security” dan tekan enter. Seperti gambar diatas, pada bagian “Virus & threat protection”, sudah ada centang hijau yang menandakan antivirus berjalan dengan baik. Jika tidak, maka anda perlu menghidupkan antivirus dan melakukan scan terhadap sistem agar memastikan tidak ada virus atau malware jahat yang berkeliaran.

Sistem operasi seperti Windows 10 sangat jauh dari kata sempurna. Pastinya masih ada kesalahan yang mungkin terjadi, termasuk fitur yang bernama Windows Search ini. Dengan Windows Search, anda bisa mencari file dengan cepat, karena Windows Search akan melakukan indeks, layaknya sebuah buku.

Membuka Command Prompt Melalui Start Menu

Namun karena ada kesalahan di Windows Search, bisa jadi Windows Search ini penyebab penggunaan disk anda 100%. Karena kita tidak tahu pasti, kita bisa mematikan sementara Windows Search. Caranya adalah buka Start dan ketik “cmd”. Klik kanan pada hasil pencarian dan klik “Run as administrator”. Atau anda bisa mengikuti cara pada gambar diatas dengan cara buka Start dan arahkan ke folder “Windows System” dan cari aplikasi “Command Prompt”.

Selanjutnya, silahkan ketik perintah dibawah ini.

net.exe stop "Windows search"

Jika sudah mengetik perintah diatas, silahkan tekan enter. Kemudian, perhatikan apakah komputer anda lebih cepat dari sebelumnya atau tidak. Jika lebih cepat, maka penyebabnya adalah Windows Search ini. Anda bisa mematikannya secara permanen. Jika sama saja, berarti Windows Search ini bukan penyebabnya dan anda tidak perlu melakukan langkah dibawah.

Membuka Services Msc Melalui Run Windows

Tekan tombol Windows + R dan kemudian ketik “services.msc” dan tekan enter.

Services Windows Search

Kemudian pada daftar layanan yang ada, cari “Windows Search”. Klik dobel untuk mengubahnya. Pada bagian “Startup type” ubah pilihannya menjadi “Disabled” seperti gambar diatas. JIka sudah, klik OK. Terakhir, coba restart komputer anda.

4. Menonaktifkan Superfetch Service

Cara selanjutnya yaitu mematikan layanan Superfetch. Banyak juga yang melaporkan bahwa layanan ini membuat penggunaan disk menjadi 100%. Untuk mematikan layanan ini, silahkan ketik perintah ini di Command Prompt.

net.exe stop superfetch

Setelah anda menjalankan perintah diatas, silahkan tunggu beberapa saat. Juga direkomendasikan untuk anda mengulangi cara pertama yang ada di artikel ini setelah mematikan layanan Superfetch.

5. Menonaktifkan Adobe Flash Player

Saat ini, penggunaan Adobe Flash Player semakin lama semakin menurun. Ini dikarenakan Adobe Flash Player sudah tergantikan oleh HTML5 yang lebih aman dan lebih cepat. Dan Adobe pun akan menghentikan Flash Player pada tahun 2020. Banyak situs web juga yang sudah migrasi ke HTML5, sehingga sangat sedikit alasan kita untuk tetap menggunakan Flash Player.

Dan ada bug pada Adobe Flash Player dimana plugin ini menyebabkan penggunakan HDD/SSD anda menjadi 100%. Walaupun Adobe mengatakan kalau perbaikan sudah dilakukan, bisa jadi anda belum melakukan update atau bug tersebut tetap terjadi. Hal ini biasa terjadi jika anda menggunakan Google Chrome.

Mencari Pengaturan Flash Chrome

Buka menu Google Chrome dan klik “Settings”. Kemudian pada kotak pencarian, ketik “flash”. Kemudian klik “Flash: Block sites from running flash” seperti gambar diatas.

Mematikan Flash Di Google Chrome

Pastikan Flash sudah anda matikan seperti gambar diatas.

6. Mengganti Browser

Dengan perkembangan Web yang semakin lama semakin canggih, begitu pula dengan browser yang wajib bisa menampilkan teknologi-teknologi tersebut. Namun, hal ini akan mempengaruhi penggunaan sumber daya komputer anda. Hal ini juga berlaku jika anda menggunakan Google Chrome.

Google Chrome terkenal karena suka menggunakan memori RAM terlalu banyak. Sehingga, silahkan anda coba menggunakan browser lain untuk melihat apakah masalah anda teratasi. Di Windows 10, anda bisa menggunakan Microsoft Edge yang sudah terpasang. Atau alternatif lain seperti Mozilla Firefox.

7. Mengecek Aplikasi Skype

Skype Taskbar Exit

Sama seperti Adobe Flash, aplikasi Skpye yang terpasang di Windows anda bisa menjadi penyebab penggunakan disk menjadi 100%. Untuk menghentikan Skype berhenti berjalan, cari icon Skype di pojok kanan bawah taskbar anda. Klik kanan dan klik “Exit”.

Jika anda tidak pernah menggunakan Skype, sangat disarankan untuk anda menghapusnya agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

8. Melakukan reset Virtual Memory

Virtual Memory adalah memori yang digunakan oleh komputer jika RAM anda sudah penuh. Untuk itu, bisa jadi penyebab masalah anda adalah Virtual Memory ini.

Untuk itu, mari kita reset Virtual Memory. Caranya adalah buka Start menu dan ketik “performances of windows” dan tekan enter.

Pengaturan Virtual Memory Windows 10

Kemudian pada bagian Virtual Memory, klik “Change…”.

Mengatur Manual Virtual Memory Di Windows 19

Selanjutnya, hilangkan tanda centang pada “Automatically manage paging file size for all drives”. Kemudian, silahkan atur sesuai yang direkomendasikan oleh Windows. Dalam hal ini yaitu 1638 MB. Jika sudah, klik “Set” dan klik OK. Kemudian anda gunakan komputer anda seperti biasa.

Jika dirasa masalah anda masih terjadi, silahkan tingkatkan alokasinya. Rekomendasi alokasi untuk Virtual Memory adalah sebesar 1,5 kali besar RAM anda. Misalnya RAM anda menggunakan 4 GB, maka atur alokasi Virtual Memory menjadi 6 GB.

9. Mengecek Diagnostic Tracking

Windows secara otomatis merekam aktivitas di setiap perangkat keras. Proses ini bisa berakibat masalah penggunaan disk menjadi 100%. Untuk itu, mematikan Diagnostic Tracking bisa jadi memecahkan masalah anda.

Untuk melakukannya buka Start dan ketik “cmd”. Tunggu hingga hasil pencarian ditemukan. Jika sudah, klik kanan pada “Command Prompt” dan klik “Run as administrator”.

Kemudian, ketikkan perintah dibawah ini. Jalankan perintah di baris pertama, kemudian lanjutkan dengan perintah baris kedua.

sc config "DiagTrack" start= disabled
sc stop "DiagTrack"
Mematikan Diagnostic Tracking Windows

Seperti gambar diatas, jika berhasil mematikan Diagnostic Tracking, akan ada pesan “Success”.

10. Memasang Driver SATA Terbaru

Driver sangat penting agar perangkat keras anda berkomunikasi dengan baik dengan komponen lainnya. Untuk itu, melakukan update terhadap driver SATA untuk tempat penyimpanan anda sangat penting.

Update Driver Storage Controller Windows

Untuk melakukan update driver SATA, buka Start dan ketik “device manager” dan tekan enter. Kemudian, klik kanan pada “Microsoft Storage Spaces Controller” dan klik “Update Driver”. Setelah itu, klik “Search automatically for updated driver software”. Jika ada yang lainnya, lakukan update seperti sebelumnya.

11. Menghapus Temporary Files

Temporary Files adalah tempat Windows menaruh file sementara yang diperlukan ketika instalasi aplikasi baru atau menunjang penggunaan aplikasi. Namun hal ini bisa menjadi masalah ketika file yang ada di Temporary Files ini tidak diperbarui.

Untuk itu, kita perlu menghapusnya. Setelah dihapus, aplikasi dapat menyimpan kembali file dengan versi terbarunya. Untuk menghapusnya, silahkan anda buka artikel dibawah ini dan anda juga bisa menghapus cache lainnya jika diperlukan.

Ada banyak cara mengatasi disk 100 Windows 10

Menggunakan komputer yang lambat merupakan hal yang paling mengesalkan. Mudah-mudahan dengan adanya artikel cara mengatasi disk 100 Windows 10 ini, masalah anda teratasi. Lalu, bagaimana pengalaman anda menggunakan tips yang ada di artikel ini? Apakah ada cara lain yang bisa anda bagikan? Yuk berikan komentar anda di kotak komentar dibawah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.