Lompat ke konten
BerandaKeamanan7 Tanda Akun Google Diretas / Dibobol (Hack)

7 Tanda Akun Google Diretas / Dibobol (Hack)

Tanda Akun Google Diretas Dibobol Hack Header

Akun Google bisa jadi adalah akun yang paling berharga untuk kita. Karena akun Google menyimpan banyak sekali data penting seperti jejak pencarian, Youtube, dan kegiatan di kalender. Apalagi jika Anda menggunakan Android, maka hampir semua data seperti foto, video, kontak, akun beserta password, dan lain-lain semuanya berada di akun Google. Artikel ini akan membahas berbagai tanda akun Google diretas atau dibobol serta solusinya.

1. Pemberitahuan bahwa password telah diubah

Ketika Anda mencoba masuk namun gagal atau ada pemberitahuan bahwa password akun Anda telah diubah, maka bisa jadi akun Anda telah diretas. Tentu alasan seorang hacker mengganti password adalah agar Anda tidak bisa mengaksesnya lagi.

Namun, tidak semua hacker langsung mengganti password. Bisa jadi mereka membiarkannya agar Anda tidak curiga. Selain itu, mereka tetap bisa mengakses akun Google Anda tanpa ada yang tahu.

2. Mendapat email peringatan keamanan

Jika akun Google Anda diretas, ataupun ada yang mencoba untuk login berkali-kali di akun Anda, Google juga akan mengirimkan email pemberitahuan. Biasanya Google mendeteksinya dengan cara mengecek alamat IP berasal dari manakah alamat IP tersebut. Jika berbeda dari negara maupun kota tempat Anda tinggal, bisa jadi itu salah satu tanda email Anda ingin diretas atau di-hack.

Namun jika password akun Google Anda telah diketahui oleh hacker, maka bisa jadi Anda tidak akan pernah mendapatkan email pemberitahuan ini karena bisa saja hacker menghapus emailnya.

3. Orang lain masuk dengan akun Anda

Google secara otomatis mengirimkan email ketika akun Anda dimasuki oleh orang lain, termasuk diri Anda. Untuk itu, silakan baca setiap email peringatan keamanan dari Google apakah benar Anda sudah masuk dengan akun Anda atau tidak.

Email Pemberitahuan Keamanan Gmail

Seperti gambar di atas, Google memberitahu bahwa ada orang yang masuk dengan akun Anda. Informasi lebih lanjut pun bisa Anda lihat dengan cara klik tombol Check activity.

4. Mendapat email pemberitahuan pergantian password untuk akun situs lainnya

jika hacker telah meretas akun Google Anda, bisa jadi mereka mencoba mengakses akun lain yang menggunakan email yang sama. Banyak sekali situs yang menerapkan sistem keamanan jika akun Anda coba dimasukin berkali-kali namun gagal, maka situs tersebut mengirimkan email pemberitahuan ke akun Google Anda.

Jika Anda merasa tidak pernah mencoba masuk ke akun tersebut, ini juga jadi tanda akun Anda telah dibobol oleh hacker.

5. Terdapat email terkirim yang tidak pernah Anda kirim

Salah satu alasan kenapa email kita diretas adalah agar hacker dapat menggunakannya untuk mengirim email ke orang lain untuk tujuan jahat. Misalnya saja email marketing, judi online, penipuan, dan lain-lain. Jika ini terjadi, Google bisa jadi memblokir akun Google Anda karena aktivitas yang mencurigakan.

Email Terkirim Gmail

Untuk itu, silakan cek menu Terkirim di email Anda dan periksa apakah ada email yang tidak pernah Anda kirim. Jika ada, maka mengganti password akun Google adalah solusi yang terbaik.

6. Teman Anda menerima email yang tidak pernah Anda kirim

Google menyimpan seluruh data kontak, termasuk email jika Anda pernah memasukkannya di smartphone Android Anda. Untuk itu, bisa saja hacker menggunakan email Anda untuk menipu seluruh teman Anda yang tersimpan emailnya.

Jika teman Anda memberi tahu Anda menerima email yang tidak pernah Anda kirim, maka bisa jadi email Anda telah diretas.

7. Akun lain yang menggunakan email Google Anda telah diretas

Kita tidak pungkiri banyak sekali situs yang kebobolan oleh hacker, tidak terkecuali situs dari Indonesia. Misalnya saja yang paling kita ingat adalah peretasan data BPJS, Bukalapak, dan Tokopedia. Sebenarnya, jika akun Anda dibobol di layanan-layanan tersebut, hal ini tidak akan mempengaruhi data Anda di akun Google. Namun, Anda perlu khawatir jika password yang Anda gunakan di layanan tersebut sama dengan akun Google Anda.

Situs Have I Been Pwned

Jika sama, ada kemungkinan akun Google Anda diakses oleh hacker atau orang jahat lainnya dengan mudah. Untungnya, Anda bisa mengecek apakah akun Google Anda telah diretas atau tidak. Anda cukup mengunjungi situs Have I Been Pwned dan masukkan alamat email akun Google Anda. Jika sudah, klik tombol pwned?.

Situs ini memiliki basis data seluruh akun yang telah diretas dan dapat diakses oleh publik. Sehingga jika email Anda tercantum sebagai email yang telah diretas, maka Anda perlu waspada.

Solusi ketika akun Google Anda telah diretas / dibobol

Jika akun Anda masih bisa Anda akses, silakan langsung ganti Password Anda dengan yang baru. Pastikan password baru ini unik atau tidak pernah digunakan di situs lain. Untuk lebih mudah, Anda sangat disarankan untuk menggunakan Password Manager seperti Bitwarden untuk mengelola seluruh akun online Anda.

Jika Anda tidak bisa mengakses akun Anda, maka silakan gunakan layanan Lupa Password atau Forgot Password. Jika masih tidak bisa, silakan kunjungi halaman Mengamankan Akun Google dan ikuti seluruh tahapan yang Anda, sehingga akun Anda bisa diakses kembali.

Akhirnya kita paham tanda akun Google diretas / dibobol

Artikel ini membuat Anda lebih memperhatikan tentang akun Google yang Anda miliki dan tidak menganggap remeh jika ada sesuatu yang mencurigakan. Tidak ada satu layanan online yang dapat menjamin 100% keamanan data Anda, termasuk raksasa internet seperti Google.

Apakah Anda punya pertanyaan? Silakan ketik di kotak komentar di bawah ini ya!

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.